Berawal dari terbentuknya perkumpulan ENDRASS (Energetic Drummers Association) pada November 1982, IDPFEST berkembang menjadi wadah pemersatu generasi penerus musik untuk melestarikan dan merawat karya otentik ke-Indonesia-an
serta warisan budaya alat musik, drum dan perkusi Indonesia.
Dari saresehan bersama dengan beberapa musisi/ drummer/ perkusionis senior, murid2 dari berbagai sekolah musik di Jakarta pada bulan November 1982, terbentuklah perkumpulan Drummer Pertama di Indonesia dengan nama ENDRASS (Energetic Drummers Association).
AD/ART, dibahas serta selesai disusun tgl 25 April 1983, dan pada tgl 1 Mei 1983, dari hasil rapat `Internal Keanggotaan` ditetapkan bahwa ENDRASS INDONESIA (Drum & Perkusi) atau lebih dikenal dengan sebutan ENDRASS adalah PERKUMPULAN DRUMMER PERTAMA DI INDONESIA tempat belajar para anggota mengenal/ bermain musik/ band/ drum/ perkusi, bersosialisasi, beradaptasi, berorganisasi, dan sampai pertengahan tahun 1984 sudah ada 31 Band yang bernaung dibawah Panji ENDRASS diantaranya : ENDRASS 1 band, ENDRASS 9 band, PANDAWA ENDRASS, BEDES ENDRASS, JAVA ENDRASS BAND, dll.
Beberapa acara yang diprakarsai ENDRASS dan ditunjuk/ bekerjasama dengan pihak lain diantaranya :
Dari sejak awal nama ENDRASS digaungkan ke masyarakat luas dan bersamaan dengan itu pula lahirlah `Ide` gagasan sebuah konsep merawat karya otentik ke-Indonesia-an sebagai simbol pelestarian dan pengembangan dari aset alat musik perkusi yang dimiliki bangsa besar ini sebagai warisan budaya untuk generasi penerus. (pada saat itu hanya sebuah `ide` yang perlu riset panjang, waktu dan wawasan lebih luas serta kedewasaan dalam menjalankan rencana besar tersebut).
Awal tahun 2003 terjadi perubahan/ penambahan maksud dan tujuan, Visi Misi dalam AD/ART, yang menjadikan perkumpulan/ group menjadi `Wadah Musik` yang terdiri dari : beberapa perkumpulan/ komunitas/ group/ individual, fokus pada pendidikan dan pentas musik `khusus` drum dan perkusi Indonesia dengan nama IDP (Indonesia Drummer & Perkusionis), sedangkan untuk perkumpulan masih tetap dengan nama ENDRASS dan hanya ditambahkan nama INDONESIA menjadi ENDRASS INDONESIA, yang tergabung dan berafiliasi dengan Wadah Musik IDP.
Kegiatan kali pertama wadah musik IDP dan perkumpulan ENDRASS INDONESIA adalah menyelenggarakan acara “PRINCE JAGOAN MUSIK 2003” bekerjasama dengan salah satu distributor musik terbesar di Indonesia di lima kota yaitu Bogor, Bandung, Semarang, Malang dan Jogja. Dilanjutkan dengan acara-acara Drum dan Perkusi lainnya yang tidak lepas dari unsur kompetisi dan edukasi.
Pada tahun 2012, wadah musik IDP berubah nama menjadi IDPFEST (Indonesia Drum & Perkusi Festival) dan dikembangkan menjadi `Wadah Musik` yang terdiri dari generasi penerus musik (anak, remaja, dewasa muda), musisi, seniman, perkumpulan/ komunitas/ sanggar/ sekolah musik, masyarakat perorangan pencinta musik, masyarakat umum peduli akan kekayaan seni budaya musik, drum & perkusi Indonesia, pekerja seni & pelaku industri seni ekonomi kreatif, drummer, perkusionis, yang mempunyai Visi Misi Kebersamaan dan Persatuan untuk mengembangkan Seni Budaya Musik Indonesia. Dan sampai Agustus 2026 sudah mempunyai 41 IDP perwakilan daerah strong> di seluruh Indonesia.
Tahun 2014, wadah musik IDPFEST mengadakan acara MINANG Road to IDPFEST di Padang, Sumatera Barat dan dilanjutkan ke beberapa kota diantaranya BENGKULU, BANJARMASIN, DENPASAR dan kota-kota lainnya sebagai bahan pembelajaran dalam melihat situasi perkembangan/ survei/ studi banding alat musik drum & perkusi Indonesia berikut seniman, musisi, maestro musik, pengrajin alat musik tradisional, untuk penyelenggaraan kegiatan tahunan INDONESIA DRUM & PERKUSI FESTIVAL yang kali pertama diselenggarakan di Jakarta pada tahun 2016.
TANDA DAFTAR ORGANISASI
KESENIAN ENDRASS
PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM YAYASAN INDONESIA DRUM DAN PERKUSI